Gua ngga setuju!” serunya dgn nada marah.“Tenang aja Ros, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! Bokep Japan eemmhhh. Aku diam saja, tak membalas.Masih dalam pangkuan Mas Tono, waktu berlalu tanpa berkata sampai mataku akhirnya terpejam kelelahan, terlelap dalam pangkuannya. Kulihat di depanku tertumpuk sejumlah uang pecahan seratus ribu.Kuraih uang tersebut sambil berusaha bangkit dan mengenakan seluruh pakaianku, setelah itu aku berjalan mendekati tubuh Rosmeri yg masih meringkuk di sudut ruangan. Tp kemudian..“Kak, mandi dulu baru makan!” teriak ibuku dari dapur.“Ntar ah, lapar nih, Bu!” balasku juga berteriak.“Kamu sih, main dari mulai pulang sekolah, baru pulang sore-sore begini.” Ibuku mengomel.Habis mau bagaimana lagi aku suka sekali bermain laygan, apalagi sekarang sedang musimnya, jadi banyak sekali layg-layg yg berterbangan di atas langit sana mengajakku bermain kejar-kejaran dengannya.“Ntar Mas Tono mau ke sini lho!” ucap ibuku.“Iya, udah tahu!” balasku.Mas










