Tapikok saya merasa nikmat, ya? Saya tahu orangorang yang sehariharinya kelihatan galak atau rajin ke tempat ibadah, tapi kalau sudah pengen, mereka nyari saya juga. Bokepindo Juragan berdiri di depan saya, mengamati sekujur tubuh saya. Tangannya yang besar itu memegang bahu saya.Siapa bilang kamu nggak punya apaapa? Mungkin karena sesudah Simbok meninggal, Juraganlah yang paling dekat dengan saya? Masih tidak percaya, saya tanya lagi.Iya asal kamu buka semuanya, kata Juragan sambil menyeringai. Kami masuk ke rumah Juragan. Tengah malam. Tengah malam. Tangannya yang besar itu memegang bahu saya.Siapa bilang kamu nggak punya apaapa? Seminggu lebih saya di kontrakan saja karena terlalu sedih. Mungkin karena itu juga Juragan selalu minta saya pakai pakaian dan riasan penari lengkap tiap kali beliau nanggap sayaYah, saya juga ikut senang kalau bisa bikin Juragan senang.




















