Dipandangnya tubuh lemas Norzalina pelahan-lahan merosot turun di dinding kamar mandi sampai akhirnya kemudian terduduk. Sebelum meninggalkan dapur dia berbisik lirih ke telinga Norzalina“ Jangan kau bilang ini kepada Ali, sayang jika kau masih sayang anakmu ..” Kemudian dengan sigap dia bergerak keluar dapur menuju ruang tamu untuk menyambut Ali di beranda untuk memberikan waktu pada Norzalina membenahi diri dan memulihkan kesadarannya.Norzalina masih bertumpu lemah di bak cuci, pandangannya nanar dan pikirannya masih beku. Bokep Asia Dia sadar bahwa bajingan tua itu tidak sekadar menggertak. Norzalina bersenandung kecil, hatinya dipenuhi kelegaan karena esok semua sumber ketakutan dan mimpi buruknya dalam dua hari terakhir akan berlalu.




















