Udah dulu ya.., daag..,” katanya tanpa memberi aku kesempatan untuk menjawab. Tidak berapa lama kemudian aku kembali sambil membawa dua buah gelas minuman. Bokeb Sesekali saat aku menjelaskan tentang jawaban itu, pandangannya kurasakan kosong menuju wajahku. Kusadari hal itu semua hanyalah.. aku melihat dengan jelas dua buah bukit yang padat berisi dengan lembah sekelilingnya berwarna putih.., bersih dan, oh.. “Ini lho Mas.. “Mas.. Aku hanya melihat dia memejamkan matanya sambil terdengar isak tangis kecil yang semakin menambah indah malam itu. Dan terkadang tanpa sengaja, siku tanganku menyentuh dua buah tonjolan yang ada di bagian dadanya. “Gita.., e..




















