Mereka asyik berbincang ngalor ngidul. Bokep Barat Kami bersumpah sendiri-sendiri dgn sang dukun memegang jidat kami dan mengasapi dgn kemenyan. Suara selangkangan kami yg beradu begitu cepatnya dank eras memenuhi kamar tidurku.“clekclekclekclekclekclek……..”Ditingkahi erangan Mama yg terus menerus mengatakan ‘yeah’ dan ‘ah’ diulang-ulang. Syarat ini tdk akan menyakiti orang lain malahan akan memberikan kebaikan pada diri sendiri.”
“Aki tdk akan bilang syaratnya sebelum kami bersumpah?”Dukun itu mengangguk-angguk lagi.Mama menatapku dan bertanya,“Gimana?”
“Koko sih setuju aja bila tdk harus menyakiti orang lain. Kulit putihnya mengkilat dijilat oleh cahaya lampu kamar. Selain itu, banyak jg rekan bisnis yg memilih untuk berbisnis dgn saingan kami. “Justru disitulah kuncinya. Aku tak kuasa menahan birahi yg sedari tadi coba kutahan-tahan. Namun, Aki tdk boleh membicarakan syarat sebelum kalian bersumpah dahulu. Ritual itu harus dilakukan kalian berdua sebagai pasangan yg datang kemari minta bantuan.”Sang dukun berdehem




















