Tampak puas sekali melihat kondisiku yang sekarang. “Toh meski aku suka main kasar, bukan berarti aku datang ke sini buat melecehkan kamu dong?”“Lalu buat apa kamu datang ke sini?” tanyaku to the point.“Kamu sendiri maunya aku ngapain?” dia balas bertanya. Bokep Montok Kini mau gak mau aku harus ke sana karena mata dokter Chandra terus membuntuti langkahku untuk memastikan diriku benar-benar pergi ke cafe dan tidak membohonginya.Dari seberang jalan, cafe di depanku mendadak terlihat mengintimidasi. Menatap lurus wajah cowok yang menggenggam tanganku.“Oke saya ulang pesanannya ya: ice lemon tea satu, air mineral gak dingin satu,” pelayan mengonfirmasi pesanan kami. Kini mau gak mau aku harus ke sana karena mata dokter Chandra terus membuntuti langkahku untuk memastikan diriku benar-benar pergi ke cafe dan tidak membohonginya.Dari seberang jalan, cafe di depanku mendadak terlihat mengintimidasi.




















