Dia menatapku dan aku mengangguk tersenyum. Bokep STW Kalau seperti itu, jadinya bagaimana? Iyalah. Terus terang… aku nggak tahan.“Jord, di mana toiletnya?” kutanya.“Sono,” Jordy menunjuk pintu di sebelah ruang ganti.Aku masuk ke sana. Belinda kan bukan siapa-siapaku? Tetap kuperlakukan seperti teman Hedy? Makanya aku rancang balasannya seperti ini, foto-fotoku pakai baju dari dia. Wajahnya sudah bermake-up, siap untuk pemotretan. Ketika dia terlalu membungkuk lagi, payudaranya hampir tumpah. Masih mengenakan set pakaian dalam pink-hitam yang diberikan si penelepon.“Halo sayang…”Aku tidak menyimak obrolan mereka, daripada nguping lebih asyik melihat-lihat lagi foto-foto seksi Belinda. Papa lagi banyak waktu luang sih. Jordy nyengir-nyengir selagi kami menyaksikan pose-pose Belinda yang kami abadikan. Tapi sebagai apa? Sesudah kuubah posenya, Belinda tampak lebih menarik dan kedua payudaranya tampak mengacung ke arahku. Lalu dia membuka bra-nya sehingga payudaranya terlihat.“Biar ngiler dia lihat ini,” gumam Belinda,




















