Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. Vidio Bokep Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok. “Eriik!! Erik melihatku dengan penuh nafsu. Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. Tapi, di depan kamar Erik aku berhenti. Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil. Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi.“Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? Aku memilih untuk diam. Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. “Aaahh..!!”Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku.




















