Oh Titaa, andai saja bus ini kosong, langsung kugarap habis-habisan deh kamu Ta. Bokep Family Bakal tambah salting pasti, hehehe” ujarku santai.“hehehe kalo gitu thanks ya mas, oh ya nama gue Tita.”ucapnya sambil menyodorkan tangan, dan melepaskan embel-embel “saya-kamu” yang menurutku menghilangkan keformalitasan antara kami. Damn, kenapa aku malah berfikiran liar ya, ingin rasanya kutubruk tubuh sintal wanita ini, dan kunikmati dengan segenap jiwa dan ragaku. Kenapa ? Gue harus segera naik bus berikutnya nih, biar gak telat, soalnya meetup sama klien sekitar 1 jam lagi.tanyaku berharap Tita untuk bareng denganku, dan ternyata terkabulkan.Hayuk Mbun, bareng aja, gue juga mau ada meeting sama bos, katanya sih mau ada perjanjian gitu buat iklan perusahaan kita sama salah satu advertiser rekanan diaMendengar itu kok seperti ada secercah harapan ya, semoga aja bosnya dan klienku itu orang yang sama.




















