Semenjak itu, Pak Tommy semakin menjadi-jadi dalam melecehkanku secara seksual. Aku berada dalam dilema. Vidio Bokep Aku sandarkan di meja, sedang dua tanganku terentang berpegang pada tepian meja. Banyak yang menganggap aku masih gadis. udah pada lower”Aku hanya terdiam sambil menahan tangisanku. Ia menarik pinggulku ke belakang, hingga pantatku dan vaginaku semakin terkuak lebar. Pak Tommy yang sedang duduk di belakang meja kerjanya menatapku dengan tatapan mesumnya, yang seolah menelanjangi tubuhku.“Silahkan duduk”, katanya mempersilahkanku untuk duduk.“Ada apa Vania Angel?” dia bertanya padaku dengan nada menggoda.Sambil menunduk, akupun mengatakan keperluanku pada Pak Tommy sambil terbata-bata.“Mmmaaaff Pak, anak saya sedang sakitt kerass…”Keringat dinginku mulai mengucur….“Terus???” Pak Tommy bertanya dengan nada sedikit ketus.“Mmaksud saya, saya mau pinjam uang sama bapak. Kulihat Pak Tommy terengah-engah setelah mencapai klimaks.




















