Tapi sekali lagi, aku memang pengecut. Tiba-tiba pintu kamar yang lupa kami Kunci pun terbuka. Bokep Barat Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. Wajah Evi langsung cemberut sambul melepaskan tangannya dari gandenganku. Sampai pada hari yang dinanti-nanti,sekali lagi Tia mendominasi ku. Sepanjang jalan, tangan Evi selalu menggelanyut manja dan kepalanya di sandarkan dilenganku seakan tidak peduli berpasang-pasang mata menatap heran ke arah kami. Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Sepanjang jalan, tangan Evi selalu menggelanyut manja dan kepalanya di sandarkan dilenganku seakan tidak peduli berpasang-pasang mata menatap heran ke arah kami.




















