komedi gelap Tante Joget Berujung Omek Geter: satire, ambiguitas, dan plot kacau. Plus: penulisan tajam. Bokep Crot Minus: humor niche. Untuk selera khusus. Mulai.
?Gimana sekolahmu tadi To ?? Jangan terlalu berharap, To!Aku meneruskan pekerjaanku. Tante menyajikan ’strip tease show’ di depanku! Dua hari lagi” “Lama bener..” Besok siangnya lagi, ada kejutan baru untukku.Tidak bersetubuh sih, tapi menyenangkan. Mungkin mereka sedang …? Celah berikutnya walaupun sempit tapi cukup membuatku tahu kalau celana dalam Tante warna merah jambu. Aku langsung tegang, berarti siang ini bisa.Katanya sambil meninggalkanku masuk ke kamarnya. ?Pantesan telat kalau begitu. Kini di balik baju tidur tipis itu nampak rambut-rambut halus yang menggemaskan itu.Belum sempat aku bergerak, ada lagi ‘ulah’ Tante. Tiba-tiba tangannya mencekram kepalaku kuat sekali. Putihnya mak..! Kudorong lagi.“Aduuuuhhhh, mamaaaa, nikmatnya…” teriaknya lagi. Rendah diri, pendiam dan tak pandai bergaul, apalagi dengan wanita. Ada saja yang dilakukannya yang membuatku merasa bersetubuh dengan orang baru. ?Selamat malam, Oom,? Siang-siang ? badanku bergetar hebat, mengejang, berulang, memuntahkan,




















