Edo.. Bokeb “Mau sekali dong” Doni menyahut.Jawaban mereka membuat aku semakin bergairah. “Ah..” aku mendesis seperti orang kepedasan
“Masukkan.. Aku sambut dengan goyangan erotisku. “Lain bagaimana?” Aku menanyakan. ya.. Aku hempaskan diriku di sofa ruang keluarga untuk melihat acara TV pagi itu. Sampai di dalam kamar aku duduk di sisi ranjang. Kami membuat teras juga disamping rumah kami. sayang lepas saja seragam kalian” pintaku. “Don.. ga.. yang.. “Punya Mama nggak sebesar punya Bu Nita” Doni menyahut.Kata-kata tersebut membuat aku berpikiran lebih gila lagi. “Lain bagaimana?” Aku menanyakan. ku.. Tentu saja kau sebagai pemilik rumah tidak senang perilaku anak-anak tersebut. “Doni, Edo kalian mungkin sekarang sudah nggak netek lagi karena kalian sudah besar kalian boleh kok..” aku berkata.




















