“Seandainya saja pikiran kita sudah lebih terbuka, mungkin Indonesia sudah kehabisan perawan. Bokep JAV Meninggalkan…
“Ray,” Jay berseru di belakangku, “Ingat, sobat. Chie melambaikan tangannya dari atas balkon. Chie, gadis penuh pesona.Januari 1999“Raaayy! Namun yang kutemukan bukanlah pancaran liar dan haus yang biasa kurasakan saat-saat kami masih bersama. “Ah.. Aku butuh penjelasan.”
“Sayang, emosimu membuyarkan penjelasanku waktu itu.”
“Maaf,” desahku, bahkan kini aku pun tak mampu memandangnya. “Nih, rokok.”
Chie menyambar bungkus Marlboro di tanganku dan membuangnya ke sudut ruangan. “Kamu sama saja dengan mereka, Ray. Kok malam-malam?”
Sejenak keheningan terdengar dari seberang, membuatku bertanya-tanya. Ucapan itu sangat pahit dan mengena. “Iya.”
“Sungguh, Ray?” Chie mengangkat kepalanya, senyumnya mengembang di sela air mata yang mengaliri pipinya. Betapa aku sangat menyayangi gadis ini. Jay menatap kerlipan lampu kota di bawah kaki kami. “Dasar! Kok malam-malam?”
Sejenak keheningan terdengar dari seberang, membuatku bertanya-tanya. Jay, sahabat terbaikku.Chie




















