Paling-paling ia hanya menepis tanganku sambil matanya jelalatan khawatir ada orang yang melihatnya. Lepas dari kemacetan tiba-tiba Sari memberi tawaran yang nikmat. Bokep Rusia “Mau ngapain?”. Sementara aku kembali ke tempatku. “Maaf Mas, lain kali saya mau deh.., bener. Paling-paling ia hanya menepis tanganku sambil matanya jelalatan khawatir ada orang yang melihatnya. Pada hari yang telah disepakati, Sari akan menunggu di jalan “D” pukul 17.10. Si “Joni” mana mau mengerti lain kali. Beberapa tahun lalu ketika perusahaan tempatku bekerja mendapatkan kontrak suatu proyek pada sebuah BUMN besar di Bandung, selama setahun aku ngantor di gedung megah kantor pusat BUMN itu. Roknya selalu model mini dan cara duduknya sembarangan. “Di sini aman, deh Sar..”. Kuluman sebentar, tapi membuatku exciting. Aku tak heran, bicaranya memang suka “nyrempet”.




















