Dengan keberanian di tengah keremangan, aku memeluk Ananda mendekat dan mengecup bibirnya yang ranum. Bokep China “Kamu tahu khan, kalau di kampus banyak cowok yang menaksir kamu” terangku kemudian. Yang tak lama aku bergegas menyetop taxi yang sedang lewat di depan kita. Pandanganku beradu dengan pandangan Ananda yang sedang serius menatapku dari mejanya, ketika di awal lagu sambil tersenyum aku memandangnya lembut. “Kamu juga tumben Diet makan sendirian, biasanya khan sama grup band kamu?” kata Dina lagi. Gaun malam yang panjang dan modelnya sedikit sexy dibagian dadanya membuat Ananda tampil begitu anggun malam itu. “Aku nggak pernah membayangkan kalau aku bisa sedekat ini dengan dirimu” jelasku setelah bisa menguasai keadaan. Boleh nggak kita gabung duduknya?” tanya Dina sambil tersenyum. Ananda hanya tersenyum manis mendengar bisikanku, sambil meremas mesra tanganku. Setelah selesai aku menyanyikan lagu itu, bersamaan juga




















