Kemudian dia berdiri didepan Ralph tanpa sehelai benangpun kecuali topeng.Ralph melihat kebawah kearah lemaluan Umar dan tersenyum kecil,“Kita akan memperbaikinya segera, ayo masuk kedalam!”Umar mengikuti sang pemimpin masuk kedalam kamarnya. Bokeb akhirnya ia akan menemukan apa yang selama ini diperbincangkan orang.Tak seorangpun akan menceritakan kepadanya tentang maksud mereka masing-masing. Ratna juga menjadi demikian bergairah, bahkan lebih dari tadi ketika pemuda itu memerawaninya. Tubuhnya bergetar ketika setapak-demi setapak dia mencapai puncak orgasmenya.“Perhatikan baik-baik,” kata Ralph kepada Umar. Tapi dia ragu-ragu untuk melepas semua pakaiannya. “Aku ingin kamu segera orgasme diatas dadanya.”Kedua-duanya Umar dan anak perempuan saling berpandangan dengan shock.“Well, kamu sudah berjanji akan mengikuti perintah kami, segera lakukan itu!” Umar memang sudah merasakan bahwa penisnya sudah berdenyut-denyut nikmat sebagai tanda bahwa orgasmenya sudah tidak lama lagi, segera mengangguk kearah sang pemimpin, kemudian kembali melihat kearah tubuh anak




















