Menyingkapkan roknya ke atas, menurunkan pantynya dalam keadaan kaki masih terikat serta menunggunya. “Bentar.. Vidio Bokep Tanpa sengaja kolegamu bilang kamu mau cuti besok.. Semoga kamu betah disini..” ledekku kemudian mengunci kamar itu dari luar.Jadilah Marissa terikat erat dan disekap di salah satu kamar di apartemanku. “Bentar.. Kebetulan waktu itu tampil dalam business gathering sebagai penyanyi dari trio tiga cewek, teman sekerjanya.Aku adalah seorang eksekutif.. Baik-baik ya kamu di sini.. Aku berdiri di sisi jalan dengan kepala bertopi dan berkacamata hitam. Dalam masa penculikan itu, Marissa mulai ketagihan dan tidak jarang dia yang mulai meminta.“Mas Dody.. Mana mungkin aku lepasin kamu ha.. Kulihat Marissa masih belum sadar.. Pernah gagal dalam pernikahan jadi kini sendiri kalau orang bilang sih duren, duda keren he he he. Kalau enggak aku lakban lagi mulutmu!!” ancamku seraya bersiap-siap merobek lakban..




















