Ini kurang, itu kurang. Bokep Live Hiperbolik memang, tapi bukankah begitu rasanya fall in love? “So please, say it..”, balasku sambil membalikkan tubuhku dan menemukan sesosok wajah yang sangat mendamaikan dan menentramkan jiwaku, but do I feel sorrow in her eyes? Perlahan kusisipkan kembali kejantananku dalam liang kewanitaannya. Datar tanpa kejutan, tanpa gejolak. “Iya.. Setelah memasukkan amplop (yang saya yakin isinya cuma senilai kwaci bagi pasangan tersebut), mengisi daftar hadir dan mengambil souvenir yang dengan ramah diberikan oleh penerima tamu (pretty enough, but not my type), saya menyusuri elevator yang menuju ke lantai II, tempat acara tersebut diselenggarakan. Untung cuma SMS, coba kalau phone call yang masuk, bisa bikin ribut seruangan meeting donk. Saya hanya mampu membalasnya dengan tersenyum. Did I think about it?




















