paha itu lagi . bukan main padatnya buah dada wanita ini.Mengurut pinggir-pinggir bulatan buah itu dengan gerakan berputar.“Yang mana Bu benjolan itu ?”“Eehh . Film Porno sebelah kanannya .”Aku menggeser cup Bhnya lebih kebawah. Menjelajahi dada wanita dengan stetoskop membuatku jadi “syur”, padahal sebelum itu, merupakan pekerjaan yang membosankan. Agar aku lebih leluasa memeriksa daerah dadanya.“Engga apa-apa Dok” kata ibu itu sambil membantuku menahan kaosnya di bawah leher.Karena kondisi daerah dadanya yang menggelembung itu dengan sendirinya stetoskop itu “harus” menempel-nempel juga ke lereng-lereng bukitnya.“Ambil nafas Bu.”Walaupun tanganku tak menyentuh langsung, melalui stetoskop aku dapat merasakan betapa kenyal dan padatnya payudara indah ini.Jelas, banyak lendir di saluran pernafasannya. Masih wajar.Aku memberikan resep.“Sebetulnya ada lagi Dok”“Apa Bu, kok engga sekalian tadi” Aku sudah siap berkemas. Malah Syeni mau lagi .”“Ah .udahlah, kita berberes, tuh ditunggu ama suamimu”“Lain kali Syeni




















