terus ‘Ndra!” ucapnya lembut. Sementara aku yang semakin mengantuk, mendengar suara desahan-desahan Mas Agus yang kian menderu. Bokep Ojol Lalu aku beranjak ke ruang keluarga dan menyalakan TV. “I-iya.” jawabku.Kubuka mulutku agak lebar, mendekatkan wajahku sampai akhirnya mendarat di permukaannya. “Sekarang yang ini!” katanya sambil menunjuk penisnya.Karena aku ingin ini segera berakhir, tanpa banyak bertanya langsung saja kulakukan perintahnya. Lalu diciuminya leherku, dielusnya tubuhku, sementara aku telah terlelap dan membisu.Lima tahun kemudian, lima tahun sebelum hari ini Mas Agus yang sudah empat tahun tak pernah lagi berkunjung karena ditugaskan di luar kota, sore itu di hari Sabtu yang agak kelabu ia datang dengan seragam lengkapnya.




















