“ Om…. Aku masih merasa aneh karena baru kali ini aku telanjang dada di depan pria yang bukan pacarku. Bokep Family ehh..!”Aku hanya dapat mengelus dan menjambak rambut Om Andi dengan tangan kananku, sedang tangan kiriku berusaha berpegang pada atas meja untuk menopang tubuhku agar tidak jatuh ke depan atau ke belakang.Badanku terasa mengejang serta cairan vaginaku terasa mulai meleleh keluar dan Om Andi pun menjilatinya dengan cepat sampai vaginaku terasa kering kembali. “Ke dapur yuk..!”“Kamu mau minum apa Naya..?” tanya Om Andi ketika kami sampai di dapur.“Air putih aja Om, biar awet muda.” jawabku asal.Sambil menunggu Om Andi menuangkan air dingin ke gelas, aku pindah duduk ke atas meja di tengah-tengah dapurnya yang luas karena tidak ada bangku di dapurnya.“Duduk di sini boleh yah Om..?” tanyaku sambil menyilangkan kaki kananku dan membiarkan paha putihku makin tinggi




















