Pandangan mata secara jelas ke depan tidak lebih dari 5 meter, selebihnya kabut hujan yang menyelimuti seluruh hamparan sawah itu.Dalam usaha menghindar percikan hujan di dangau Pakde Marto dan Surti harus duduk meringkuk ketengah amben yang relatip sangat sempit yang tersedia. Bokep Japan Surti yang menikmati legitnya kontol Pakde-nya menggelinjang dengan hebatnya. Bambu-bambunya ada yang lepas terjatuh. Kini lidah dan bibir mereka saling berebut jilatan, isepan dan kecupan. Dan bukan hanya sebatas bibir. Surti langsung mengerang keras-keras mengalahkan suara hujan. Mereka berdua memutuskan untuk berhenti dulu menunggu hujan sedikit reda.Surti bisa menurunkan beban gendongannya ke amben bambu yang ada di situ. Waktu mereka tidak banyak. Kegelisahan yang bisa merubah perasaannya. Pakde Marto ini adalah kakak bapaknya yang tidak mempunyai anak sendiri.Dan sesudah menikah pasangan itu tetap mengikuti Pakde-nya yang sangat sayang pada keponakannya.




















