Kami perlahan-lahan menrik ujung tali. Bokep Mama Kita tangkap basah,” kata salah seorang orangtua itu. Kami justru bersetubuh denga leluasa tanpa pengaman. Kuangkat baju kaosnya dan kulepaskan tali bra-nya. Ya… dua ekor ikan sembilang trangkat dan kulepas dari pancing serta memasukkannya ke dala perahu. Suti mencium leherku dan mendengus di sana. “Kita pualng Mas. Kita akan terbalik nanti,” kataku. Suti sudah pulang dari membeli Mi goreng. Ya sudah. Ibu pun dirawat juga dengan diinjeksi dan diberi obat. “Kenapa?”
“Kalau kita tidak bersaudara, kita akan pacaran. Hanya kita beruda saja,” kataku. Aku mengangguk. Akhirnya kami mengarahkan perahu ke rimbunnya pohon-pohon bakau seperti sebuah teluk kecil.




















