Sampai tiba-tiba ada rasa nikmat yang luar biasa di sekujur tubuhku. Bokeb Hangat dan sedikit gatal menggelitik.Bagian bawah tubuhku itu terasa benar-benar banjir, basah kuyub. Memacu naik turun. Namun aku juga tidak bisa menguasai diriku lagi hingga aku sampai menangis menggebu-gebu, sakit keluhku setiap kali Dino menghunjam, tapi aku semakin mempererat pelukanku, Pedih, tapi aku juga tak bersedia Dino menyudahi perlakuannya terhadap diriku.Aku semakin merintih. Dinding ruang tamunya bercat putih. Dengan berjalan tertatih-tatih aku melangkah keluar kamar mandi dan berjalan mencari pintu keluar. Si Makipun sampai berdiri mendekat ke arah kami berdua seakan ia tidak puas memandang kami dari kejauhan.Namun beberapa detik kemudian, Dino mulai merenggangkan kedua belah pahaku lebar-lebar.




















