Pelukannya erat tapi tidak membuat Aku sesak napas.Aku bisa merasakan jantung Dimas (dan jantung Aku juga) berdetak agak lebih kencang. Makasih ya. Bokeb Aku masukkan kepalanya ke mulut Aku, sambil Aku kerjain terus batangnya.Dimas terbelalak. Tapi gpp deh demi Dimas. Aku biasanya merem kalau di kiss. Terus dia berbisikTan, I love you. Cepatcepat Aku ambil gelas berisi Coca Cola di meja, Aku minum seteguk (tapi nggak ditelan).Aku singkap bantal yang ada di pangkuan Dimas. tanya Dimas sambil ngedeketin wajahnya ke Aku.Ya.. Yea!Eh gak tahunya, mendadak ada suara.Ting Tong, bel rumah Aku bunyi. Pintu ini kan berat, jadi kalau Tante buka pintu pasti ada suaranya, dan gak bisa langsung kebuka. Lalu.. Nanti kalau Tante ke sini gimana?Aku gak jawab. Enaknya gak cuma di bagian payudara aja, tapi ke seluruh badan.Kayaknya rasa geligeli enak dan merinding itu nyebar




















