Jantung Donny berdesir melihat pose Sella yang artistik seperti dalam lukisan para seniman. Aaaaaa ….” Lily membuka mulutnya lebar-lebar, dan Ardayat berkomentar.“Waduuh ini juga kebanyakan makan permen.” Dokter Ardayat mengambil kesimpulan sementara.“Ini harus diperiksa perutnya. Bokeb Dulu dia pernah punya anak lelaki satu-satunya tetapi anaknya meninggal sebelum memberikan cucu pada dirinya. Semua harus dilakukan hati-hati. Sekarang dia harus hidup dengan siapa ? Tapi begitulah, dokter betulan juga sering begitu, pikir Ardayat.“Ayo sini Lily diperiksa sama Dokter Dayat.” Kata Ardayat sembari menuntun Lily untuk tidur terlentang di sofa usang. Donny malah tambah bernafsu seakan bangga pada dunia bahwa dia memiliki pacar cantik dan seksi untuk disetubuhinya dengan sesuka hati. Tetangga yang tadi berkumpul untuk melakukan tahlil doa bersama sekarang semua telah pulang.




















