Rida pingsan. Bokep Celakanya, ia sudah pamit dengan teman sekamarnya Ita, bahwa ia tak pulang malam ini karena harus ke rumah saudaranya hingga tentu tak akan ada yang mencarinya.Rida ditarik ke tengah lobby bank itu. Rida benar-benar merasa terhina. Dan mereka terkejut ketika masuk.“Wah! Ia dapat merasakan angin dingin menerpa kulit pahanya. Diam-diam mereka sering mengintipnya ketika ke kamar mandi. bener-bener kenangan indah, Yuk..”, ujar Warto sambil membuka pintu belakang.Tak lama kemudian 3 orang satpam lain masuk.“Ayo, sekarang giliran kalian!”, Rida terkejut melihat ke-3 satpam bertubuh kekar itu.Ia akan diperkosa bergiliran semalaman. Tapi para satpam itu ternyata belum puas.“Belum pagi nih”, ujar salah seorang dari satpam itu.“Iya, aku masih belum puas…”.Akhirnya muncul ide mereka yang lain.Tubuh telanjang Rida diikat erat.




















