Maaf tadi Om kejebak macet”. “Boleh ya Om?”.Gadis cantik itu melemparkan senyuman, walaupun jauh di dalam ia sedang gundah. Bokep Tante Dia mengambil brosur hotel yang disediakan di sudut meja resepsionis. “Gak Om, Cinta udah gak kuliah tinggal nyusun”. Om Ridwan mengangguk. Status kekasih tidak serta merta membuat seorang laki-laki berhak menjamah tubuh moleknya. Ternyata kembali Cinta salah. “Serius amat? Beberapa helai rambutnya sudah nampak memutih menampakkan kematangan usia – kalau tidak boleh disebut tua. “Aduh itu mau banget Om, Cinta kan mau lanjut studi ke luar negeri kayak Om”. Lama tidak mendengar komentar dari Cinta, akhirnya Om Ridwan pun melanjutkan kata-katanya. Mereka sudah berpacaran hampir setahun lebih. “Sama dong, gue juga habis nyoba rekomendasi temen”.Detik ketika mata laki-laki itu menatap ke arahnya, ibarat petir di siang bolong bagi Cinta.




















