Perlahan kaosku dinaikkan keatas, bibir Dewi kemudian pindah menjelajahi dadaku. Mas pasti tau dehh… yukk”
“Ya mbak” aku pelan-pelan rebah bersama Dewi. Bokepindo “masss…., puas ya” ucapnya lembut dan manja…, aku hanya mengangguk sambil tersenyum. Tapi jalan kemana dulu gitu”
“Lho, cantik betul lho mbak, manis tinggi langsing lagi…” entah darimana kata-kata ini kudapat, dia terlihat agak tersipu-sipu. Jadi Polwannya turun semua.”
“Ohh.., gitu. “masss…., puas ya” ucapnya lembut dan manja…, aku hanya mengangguk sambil tersenyum. Sekalian belajar”
“Emang mbak Dewi rumahnya dimana?”
“Di perumahan ****, yahh agak jauh sih. Banyak olahraga kali ya?). Aku lihat sepatunya sepatu kulit, kayak-kayaknya bukan cewek biasa nih.




















