Kepala saya miring ke kiri dan ke kanan menahan gejolak yang tidak tertahankan.Tangan kanan Pak Budi makin berani. Bokepindo Dan mungkin pikiran seperti itu akan terus berjalan bila saja saya tidak bertemu dengan Budi. Reinaldo, yang paling tidak selama sepakan di Jakarta, tentu saja gembira dengan tawaran itu. Perlahan ujungnya masuk. Apalagi, keluarga saya tidak ada yang berada di Solo. Jari tangannya seperti besi yang bengkok-bengkok, kasar.Budi kemudian bercerita kalau ia sudah puluhan tahun bertugas dan tiga tahun lagi akan pensiun. Dan akan siap dalam dua atau tiga hari mendatang. Reinaldo, yang paling tidak selama sepakan di Jakarta, tentu saja gembira dengan tawaran itu.




















