komedi gelap Pulang Kerja Ngedildo: satire, moral abu-abu, dan plot absurd. Bokep Mom Plus: penulisan tajam. Minus: humor tidak untuk semua. Untuk selera khusus. Mulai.
Sumpah, sampai sekarang aku tak pernah pacaran sama cowok. Tanpa kuduga ia mendorongku untuk bersandar ke bangku, dengan sigapnya tangannya membuka sabuk yang kupakai, lalu membuka zipper jins hitamku. Malam itu bundaran HI didatangi Kapolri yang meninjau dan ‘menyerah’ melihat massa yang telah bergerombol untuk pawai dan kampanye, karena jadwal resminya adalah pukul 06.00 – 18.00. Kuciumi daerah hitam itu. Rambutnya panjang. Bukankah ____ (nama partai) baru besok kampanyenya?”.“Biarin Mas, daripada besok dikuasai partai lain?”.“Memang akan terus di sini? Kantornya “x” (nama koranku), khan. Pulang lho! Kisahnya begini, saat aku sedang berkeliling untuk mencari sebuah informasi untuk sebuah tugas kantor, aku tak sengaja lewat di sekitaran bundaran HI, ternyata disana banyak orang berkampanye untuk sebuah partai, perkenalkan nama aku Monray panggilan “Ray” aku bekerja di sebuah perusahaan yang bagiannya untuk meliput sebuah berita / acara.Saat




















