“entar baru nyambung lagi..yah” pintaku
“iya, tapi jangan lama-lama” jawab Ida,
Ida hanya terbaring di tempat tidur, kututupi tubuhnya dengan selimut. “nggak apa-apa, nggak usah malu…..enak lagi” balas Ida
Ida segera menarik celanaku, dan langsung menggenggam penisku yang belum menegang sama sekali dibalik celana dalamku. Bokep “iiihh…bukan di situ, tapi di sini” ujar Ida sambil menunjuk bibirnya. Hari pernikahan kami berjalan lancar, yang kami berdua lakukan hanya tersenyum dan melambaikan tangan saja sepanjang hari, tidak seperti pasangan lainnya yang sangat antusias dengan perkawinannya kami berdua atau mungkin saya lebih tepatnya malah seolah-olah tidak perduli dengan apa yang terjadi dengan apa yang terjadi hari itu.Malam pertama kami bisa di bilang sangat aneh,tak ada hiasan pengantin, suasana yang harusnya romantis berubah menjadi sekaku es.




















