Hari itu juga jantungku berdebar. Aku tak tahu apakah itu cinta tapi, kian hari dadaku makin sesak. Bokep Korea hehehe…tapi itulah cintaku, aku cinta dia dan dia cinta kepadaku. Aku tak tahu apa itu. Mbak Dewi mencoba melepaskan pelukanku.“Maaf wan, mbak perlu berpikir”, kata mbak Dewi beranjak. Montok sekali, aku pun meremas-remas dadanya. Kalau sekarang aku menemukan cinta tapi sulit mengatakannya”“Masa’?”“Iya mbak, orangnya cantik, tapi sudah janda”, aku mencoba memancing.“Siapa?”“Mbak Dewi”.Ia ketawa, “Ada-ada saja kamu ini”.“Aku serius mbak, nggak bohong, pernah mbak tahu aku bohong?”,Ia diam.“Semenjak aku bertemu mbak Dewi, jantungku berdetak kencang. Jempol kaki adalah bagian paling sensitif bagi wanita.“Tidak wan, jangan….AAAHH”, mbak Dewi memiawik.“Kenapa mbak?” kataku.Tangannya mencengkram lenganku.




















