Sudah dipinjamkan handphone saja sudah cukup kok.”“Gapapa kok, mbak. Bokep Brazzers Kalau mas?”“Aku bhandi, mbak…”“Gak usah pake mbak, bett aja mas..”“Jangan pakai mas juga kalau gitu, bhandi saja…”Ia pun tertawa kecil mendengar jawabanku.“Kamu seperti habis menangis, kenapa bet?” Tanyaku.bett terdiam sambil memandangi kaca depan mobil.“Maaf kalau aku lancang, hanya bertanya…” Tambahku khawatir ia tersinggung dengan pertanyaanku barusan.“Enggak kok, bhan. Siapa tau besok malah banyak rejekinya.” Hiburku seadanya. Saya juga bawa mobil, tau lah rasanya gimana kayak mbak gini.” Balasku tenang. Kali ini posisinya memunggungi diriku. Mbak mau pulang kemana emangnya?”“Ke Pondok Labu, Mas…” Jawabnya singkat. Selesai ku antarkan Pak rakka yang setengah mabuk karena bersenang-senang di klub malam, ku pacu kendaraan dengan kecepatan sedang menuju tol dari arah Pondok Indah.




















