Ketika menjangkau pantatku ia agak mendekat.Bau tubuhnya tercium. Dadaku tiba-tiba berdegup-degup.“Bang, Bang kiri Bang..!”Semua penumpang menoleh ke arahku. Bokep Crot Aku tersetrum. Mobil bergerak pelan, aku masih melihat ke arahnya, untuk memastikan ke mana arah wanita yang berkeringat di lehernya itu. Kaki kusandarkan di tembok yang membuat ia bebas berlama-lama membersihkan bagian belakang pahaku. Kali ini dengan telapak tangan. Ayo. Aku mengikutinya. Sesekali tangannya nakal menelusup ke bagian tepi celana dalam.Tapi belum tersentuh kepala juniorku. Ciut. Hari itu memang masih pagi, baru pukul 11.00 siang, belum ada yang datang, baru aku saja.Aku menanti dengan debaran jantung yang membuncah-buncah. Aku masih di atas angkot.




















