Dan langsung saja Herman memeluku, dia langsung mencium bibirku. Tiap kali aku dipertemukan dgn Rudi aku selalu cuek, aku hanya menawab dgn singkat saja, bahkan sering aku bicara kasar sama dia, agar membuatnya tak mau sama aku, tp Rudi ini juga sangat sabar menghadapi perkataan kasarku.Setelah pertemuanku dgn Rudi waktu itu, selepas pulang kerja aku lalu menemui Herman, aku ngomong yg sejujurnya sama Herman kalau aku dijodohkan orang tuaku. Bokep Tobrut Malam itu aku serasa mengulang lagi masa bahgia aku dan Herman dulu, da aku tak mau kehilangan moment tersebut.Setelah sampai ke kota, aku melihat jalan yg dituju Herman ini bukan jalan kerumah dosen pebimbing kita, dan.“Her kita mau kemana, ini kan bukan jalan menuju rumah pak Hardi (dosen pembimbing) kan???” tanyaku“Iya emang ngga kerumah pak Hardi, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat” jawab Herman“Eeeehhh…kamu jangan aneh-aneh




















