Kulihat di depanku tertumpuk sejumlah uang pecahan seratus ribu. Bokep Montok protes lawan mainku, akhirnya aku hanya bisa menuruti kemauannya.Buka.. jeritku sambil menyapukan pandangan mencari manajerku.Betapa terkejutnya aku saat kulihat Pak Hendra sedang mendekap tubuh Rosa sambil tangannya berusaha melucuti pakaian yang melekat di tubuhnya dibantu oleh tiga orang temannya. Rupanya mereka sedang berjudi, dan mereka mengajakku untuk bergabung. Hentikan.! Lepaskan.. Rupanya mereka sedang berjudi, dan mereka mengajakku untuk bergabung. seru salah seorang dari mereka.Aku terkesiap mendengar tantangannya, kulirik Rosa yang saat itu sudah berada di depan pintu keluar, dia tampak menggelengkan kepalanya, sambil memberi tanda kepadaku, agar aku cepat-cepat meninggalkan club tersebut.Brengsek! jawabku memastikan perkataan mereka, sementara Rosa langsung berjalan menghampiriku.Lu udah gila apa Is..!




















