Fanny tentu saja ikut terlibat
dalam transaksi ini.Siang itu setelah Fanny menjemput barang pesanan tersebut dari jasa courier, sekarang dua wujud
menakjubkan itu ada di depan saya. Awalnya saat ada pegawai baruku yang mendaftar sebagai karyawan namanya
Fanny dia sangat supel dan ceria dia memiliki kesabaran yang sangat tapi matanya yang agak nakal.“Biarin” pikir saya, selama dia mampu menjualkan alat-alat medis perusahaan, dia tetap layak
dipertahankan sebagai karyawan marketing yang digaji dengan baik.Walaupun kadang melihat Fanny pengin banget ngerasain tubuhnya. Bokep Family Saya tergeletak disamping Fanny, dua manusia telanjang bulat dengan vagina dan “My Dick” yang
berleleran sperma.Fanny memeluk saya , dijilat-jilat pelan telinga saya “Maaf ya mas, sejak tadi malam memang saya lagi
“kepengin”” Fanny berbisik.




















