“Duduklah dulu, kopimu sedang dibuatkan.”
Masih pura-pura lesu, aku kembali ke tempat duduk asalku.“Kamu kenapa lagi Rick?” Felly bertanya dengan lembut. Bokep Ojol Ketiga temanku berhasil mendapatkan DFA di sana. “Silahkan duduk Den.”
Aku duduk di ruang tamu. Lima menit aku terbengong-bengong sendiri. “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah. Segera kutinggalkan teman-temanku dan menuju rumahnya.Jam 23.00. Ia mengerang kenikmatan. Dengan janji kami jalan bareng lagi. “Den ditunggu non Felly, katanya aden disuruh masuk.”
“Iya Bik.”Aku merapihkan pakaianku, berjalan mengikuti bibik tua itu ke dalam. Kepalaku sudah berat. Selama pacaran dengannya, ia sama sekali tidak tahu kalau aku suka minum.“Sejak kapan kamu minum Rick?”
Aku tidak menjawab. Dengan janji kami jalan bareng lagi. -Mereka Salah-) luluh kalau berhadapan dengannya.Hari Senin di kantor. Lalu aku mulai pelan-pelan memasukkan penisku ke liang surganya yang mulai basah.




















