terima kasih….”katanya sambil menciumi wajahku. Aku sempat melayg-layg sampai suatu saat kesadaranku mendarat kembali ke bumi, ratio mengalahkan emosi. Bokep Japan Koran kuletakkan, belum sempat Aku membuka mulut untuk nanya, tiba-tiba Lilis menghambur ke arahku, duduk di pangkuanku dan memeluk tubuhku. Tiap hari dia memang mengepel lantai dan itu biasa. “Gak tahu Kang. Kedua belah dadanya memang bulat dan menonjol dihiasi puting dan lingkaran aerola yg kecil menambah keindahannya. ?” Kulihat ekspresi wajahnya yg kaget sekejap. Muka Lilis berkerut, dia menggigit bibirnya sendiri, ekspresi seperti orang yg sedang kesakitan. Tp ketegangan k0ntolku mulai mengendur karena masa pause begini. Lilis Baru pulang dari luar kota tadi malam Aku agak malas untuk siap-siap ke kantor, nanti agak siang saja Aku masuknya. Ah …. “Ooooohhhh….. Selangkangan berbulu halus itu telah membasah dan lembab.




















