Kurasakan deru nafas yang memburu dari keduanya dan dariku juga.”Badan Mas Son hangat ya Lin?” kata Adek pelan seraya tangannya melingkar kebawah dadaku dan kakinya naik menimpa kakiku, barangkali Adek lagi membayangkan aku seperti gulingnya kalau dia pas lagi mau tidur. Ternyata Adek hanya diam, dia hanya mendongakkan mukanya menatapku, sambil tangannya juga meraba-raba dan mengelus-elus dadaku. Bokep Tante ah.. Jadi serem nih suasananya” ucapku pada Adek dan Lina. Emang nanti kamu mau masak mie lagi? ah.. Adek capek banget” “Nanti gantian deh..” rayu Adek padaku. uh..uh.. Mas Son” suara Adek terdengar lirih. Kupandangi wajah Lina yang kaku melihat polah tingkah Adek yang terus mencumbuku.




















