Setelah Bagus dan istrinya mandi kami pun makan bersama kemudian ngobrol-ongobrol mengingat kenangan dulu nostalgia lah ceritanya karena aku Bagus dan Ema tdk asing lagi, sementara istri Bagus Indri hanya tersenyum mendengarkan obrolan kami, tiba tiba piring yg dipegang Indri terjatuh “krompygggg……” pecah, dgn refleks Indri mencoba untuk membersihkan sisa-sisa makanan di bajunya tak sengaja dia menyingkap jilabnya, waahhhh… lehernya putih banget.. Vidio Porno “Ichh.. “Beneran papi nggak cemburu?”
“Iya mii..” jawabku
“Tp gimana caranya ngasih tau ke Bagus nggak mungkin mami yg minta”
“Tenang mi kalau soal itu nanti papi yg atur”
“Ahh terserah papi aja dech mami ngikut aja” kata istriku sambil tersenyu menatapku.Akhirnya hari yg dinanti-nantikan itu pun tiba, Setelah selesai dgn urusan dinas Bagus pung singgah ke rumah kami beserta istrinya, ketika kulihat istrinya nampaknya orangnya alim berhijab, tubuhnya langsing semampai bentuk dadanya cukup membusung kalau kutebak




















