“enak sayang?”
aku hanya mengganguk kemudian memeluknya. Tapi aku tertawa saja. Bokep Jilbab/Hijab yang mengajariku adalah seorang wanita setengah baya berstatus istri orang bernama bu Irma. Kepala mba irma sempat terkaget ketika semportan pertamaku. Entah bagaimana awalnya, tempat kami ngobrol menjadi berubah. Meremas-remas keras membuat jantung ku naik turun. “liat-liat keluar barangkali ada orang”
Setelah mengatakan itu, mba irma lebih nekat. Dia telah memiliki anak berusia 7 tahun yang sedang duduk di kelas 1 SD. “enak sayang?”
aku hanya mengganguk kemudian memeluknya. Kemudian mba irma mengecup jidatku. Mba irma tertawa dalam kemenangan. “ada apa mba?”“ade kecil kamu bangun ya?”
Gila…. Di sedot dengan mulut serta di permainkan dengan lidah. Usia ku 20 tahun saat itu. “ambilin mba minum yah”
Aku mengambil segelas air putih dan memberikan kepadanya.




















