” Lumayan sayang ?!” sahutku setengah berbisik. Bokep Rusia Penny’ku tanpa rasa jijik sedikitpun. Diantara rombongan itu satu guru wanita ( guru biologi) dan satu guru pria ( guru olah raga ). Kami ngobrol ngalor-ngidul, soal kondom, soal sekolah, soal nasib guru, dsb. Hatiku jadi enggak karuan, udara yang aku rasakan dingin mendadak jadi hangat, entah apa penyebabnya. Kamu jadi perhatian para hadirin, Rina dan Papa saling tatap kebingungan. Hari-hari selanjutnya selalu bertemu ditempat-tempat khusus seperti hotel diluar kota, di pantai, bahkan pernah dalam suatu liburan kami ke Bali selama 12 hari.Ketika aku sudah menyelesaikan studiku di SLTA, Anisa minta agar aku tak melupakan kenangan yang pernah kami ukir. Rupanya benar dia menyelesaikan S2 nya.Aku terbang ke Jakarta, karena resepsi itu diadakan di Jakarta disebuah hotel bintang lima.




















