“Jangan Mas.. Bokep Montok Hemm langsung aku pindahkan ke dalam sebuah koper besar yang sudah kusiapkan dibagasi.Lalu meluncurlah Kudaku menuju apartemant. Sadar Marissa bahwa dia diculik olehku, matanya menunjukkan kebencian dan kemarahan namun hanya mmpphh.. “Siapa lagi?” balasku bertanya.“Mas.. Lalu “Mau pipis..” lanjutnya. Tinggi badannya 170cm dengan postur tubuh yang sepadan hemm.. Kamu khan baru mulai cuti 2 (dua) minggu..” sergahku. Haa..!”Sejenak wajah cantik yang agak tenang itu berubah khawatir.. Langsung aku angkut ke dalam jok mobil belakang. Salahmu menolak cintaku beginilah akibatnya..!”
“Apa yang Mas mau dari saya? Baik-baik ya kamu di sini.. Perkosa aku dong..” Aku lihat Marissa tidak sedang pura-pura; nyaris seminggu dia disekap di apartemanku membuatnya ketagihan dengan gaya pemerkosaanku.Sekali ini untuk pertama kalinya aku ‘memperkosa’nya dengan foreplay, he he he mana bisa begitu ya..




















