Setelah mobilnya selesai dan kembali seperti sedia kala, Karno mendatangi rumah Sapak malam selasa itu untuk minta tambahan biaya perbaikan.Setiba di rumah Sapak malam selasa, dia mengetuk pintu rumah itu. Bokepindo mau minum apa pak?” tanya Diana.“Teh saja bu” jawab Karno.“Bentar ya pak, aku buatkan” kata Diana sambil beranjak ke dapur.Ketika itu Timbul pikiran kotor di otak Karno karena Diana hanya sendiri dan suaminya tak dirumah ditambah tak ada lain. Lalu Diana duduk didepan pak Karno sambil berbincang kesana kemari. Sambil membelai rambut dan belakang telinga Diana, Karno terus memberikan sugesti dan manipulasi keadaan pada Diana. Sapak menempati posisi yang amat menentukan di perusahaannya dan tak heran dia sering di tugaskan keluar daerah untuk melakukan ekspansi perusahaan tersebut.Malam minggu hari ini seperti malam minggu biasanya, Sapak dan Diana keluar rumah untuk menghilangkan penat selama dalam pekerjaannya.




















