Sungguh pengertian, mereka kemudian hanya duduk sambil menunggu giliran mereka.Aku sudah menanggalkan pakaianku, gadis ini terus memohon entah apa, sambil menangis mulutnya hanya komat-kamit. Bokep Thailand Terlanjur sudah, apalagi Abdul dan Zet akan curiga kalau aku tidak menyiksa gadis ini.Sejenak aku masih memikirkan perasaan istriku, Fatimah. Gadis cantik itu berteriak kesakitan, Zet lalu menampar pipinya agar gadis itu tidak berteriak lagi. Salah satu bagian kecil dari misi kami adalah menyiksa kaum di luar komunitas kami, tapi aku memanfaatkan mereka hanya untuk menyiksa orang Jepang.Dendamku sebentar lagi tersalurkan. Tak sabar menunggu, aku pun mulai mengarahkan penisku menuju lubang vaginanya. Terlanjur sudah, apalagi Abdul dan Zet akan curiga kalau aku tidak menyiksa gadis ini.Sejenak aku masih memikirkan perasaan istriku, Fatimah.




















