Ia beranjak dari duduknya dan aku telentang di dekatnya. Entah itu benar atau sekedar rekayasa pengelola e-book, aku tak peduli. Bokepindo Ntar aja ya kalo dah selesai.” katanya.Aku tak menghiraukan tawarannya. Putri menghentikan mengepel dan menolehku tanpa sepatah kata, karena ia tahu apa yang kuinginkan.Putri hanya pasrah saja saat kuciumi, kujilati dan sesekali kukecup dengan hisapan di pantat lalu menjalar ke vegy-nya, sementara jari tanganku menyusup di selangkangannya untuk mengerjai sang vegy. Kulihat ia agak meringis, entah kesakitan, entah keenakan.“Ada apa sayang?”, tanyaku.sambil mengusap rambutnya.“Kok kayaknya ada yang berubah sama punyamu, Mas?”, tutur Putri dengan ekspresi keheranan.“Batangnya kok jadi kayak gede banget, terus keras banget kayaknya di dalem …” lanjutnya.“Mungkin karena 2 bulan gak kemasukan batangku, punyamu jadi nyempit” jelasku.“Coba keluarin dulu, Mas.




















