Dengan cepat mata aku menyapu mereka yg datang, cakep-cakep. Bokepindo Memang aku terkenal dengan nafsu aku yg besar, prinsip aku ya mirip semboyannya lampu Philips Tegang Terus.Di ujung lorong tersebut, Peter meminta kami menunggu, dia berbelok ke kanan untuk mencari manager karaoke untuk mem-booking kamar. Dijamin nggak diapa-apain dech…” bujuk aku.“Itu yg aing takutin, nggak di apa-apain…” jawab Diah.Eh, nantang nich.Akhirnya dia setuju juga diantarkan oleh kami. Habis memarkir mobil, Peter memimpin kami ke dlm (soalnya dia telah sering ke sini). Buat rekan yg belum pengalaman, jangan coba-coba menanyakan persoalan tersebut ke perempuan yg baru anda kenal, ok? Ketika Peter sedang membayar, Diah berjalan ke kamar mandi.Di kamar mandi yg berukuran 1.5 x 1.5 m ini sekarang penuh terisi 4 orang. Aku pernah bermimpi untuk main ramai-ramai tapi dengan beberapa perempuan dan laki-lakinya cuma aku.




















